Pemanis Buatan Vs Pemanis Alami - Herbal Sehat
0852-72254488 0852-72254488 0896-71679991
(pcs)

Pemanis Buatan Vs Pemanis Alami

Tuesday, August 18th 2015.
Mohon Share Jika Bermanfaat

Pemanis Buatan

SHARE Untuk Kesehatan Anda dan Keluarga

Pemanis Buatan Vs Pemanis Alami

Berikut adalah Top Ranking Pemanis dari Yang Terbaik :
10. Madu
9. Gula buah segar, Naqi (Nabidz dari Rendaman Kurma Tanpa Fermentasi)
8. Gula batu
7. Gula merah (kelapa/aren/nira)
6. Gula Cassava (singkong)
5. Gula pasir lokal
4. Gula pasir dengan pemutih, rafinasi
3. Natrium Siklamat
2. Gula Sakarin
1. HFCS (High Fructosa Corn Syrup)
0. Aspartam

Ini ilmu tentang gula dan pemanis
>> Nomor 0,1,2,3 sekuat tenaga dihindari
>> Nomor 4,5 secukupnya saja, apalagi bila umur sudah kepala 3
>> Nomor 6-9 asal tidak ada penyimpangan
>> Nomor 10 Bagi yang sudah paham pentingnya kesehatan sebaiknya ganti pemanis anda dengan Madu, minuman terbaik dunia wal akhirat.
HFCS adalah gula sintetis yang seolah-olah gula
(diduga justru menyebabkan terjadinya diabetes)
Yang nomer 0, terburuk tapi justru paling royal kita berikan pada anak-anak.

Sedemikian dahsyatnya gula merasuki kehidupan kita, sebagian besar kita tidak menyadari bahwa gula adalah bahan kimia yang tidak alami. Tidak ada kristal seperti gula di alam. Gula adalah hasil pemurnian (refinasi) sari tebu atau bit setelah semua vitamin, mineral, protein, enzim dan nutrisi bermanfaat lainnya dibuang. Akibatnya, gula tidak mengandung aneka nutrisi dan serat yang terdapat pada karbohidrat lain yang lebih kompleks seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

Kelebihan gula diubah menjadi lemak oleh tubuh. Menurut American Heart Foundation, “gula menyumbang nol nutrisi, tetapi menambahkan banyak kalori yang dapat menyebabkan berat badan ekstra, atau bahkan obesitas, sehingga mengurangi kesehatan jantung.” Gula juga dapat menyebabkan masalah gigi. Residu gula di gigi yang tidak disikat dengan benar mendorong perkembangbiakan bakteri alami yang menghasilkan asam, sehingga gigi mudah berlubang.

Selanjutnya, menurut sebagian ahli, gula secara perlahan menimbulkan kerusakan pankreas, kelenjar adrenal dan mengacaukan keseluruhan sistem endokrin.
Gula menyebabkan fluktuasi besar dalam glukosa darah.
Oleh karena itu, ahli gizi selalu merekomendasikan agar tidak mengsonsumsi gula berlebihan. Sayangnya, anjuran ini tampaknya tidak banyak diindahkan. Konsumsi gula per kapita Indonesia sekarang mencapai 12 kg per tahun, dengan tren terus meningkat. Per kapita berarti setiap pria, wanita, anak-anak dan bayi Indonesia rata-rata mengonsumsi 1 kg gula sebulan.

Sebagian orang mengonsumsi jauh di atas rata-rata, sebagian lainnya di bawah rata-rata.
Banyak orang kecanduan gula sehingga mengonsumsi gula melebihi yang mereka butuhkan. Kebanyakan orang juga tidak meremehkan asupan gula. Padahal, setiap 1 gram gula mengandung 4 kalori. Setangkup gula 20 gram akan langsung menambah 80 kalori ke tubuh Anda. Bahkan, tanpa kita sadari bayi-bayi kita juga sudah diajari untuk mencandu gula. Menurut sebuah penelitian oleh Universitas Calgary, lebih dari setengah dari semua produk makanan yang ditargetkan untuk balita dan bayi di Kanada memiliki terlalu banyak kalori yang berasal dari gula. Belum ada penelitian sejenis di Indonesia, namun kemungkinan hasilnya tidak banyak berbeda.

Pemanis buatan biasanya digunakan sebagai bahan pengganti gula. Padahal pemanis buatan ini justru tak kalah berbahayanya dengan gula jika dikonsumsi berlebihan. Simak berbagai bahaya dari pemanis buatan bagi kesehatan selengkapnya seperti yang dilansir dari Medical Dailyberikut ini:

1.Peningkatan berat badan
Sebuah penelitian pernah menyebutkan bahwa konsumsi pemanis buatan dalam minuman bisa meningkatkan berat badan dalam jangka panjang. Sejak minuman dengan pemanis buatan marak dijual di pasaran, memang semakin tinggi pula kasus obesitas yang dialami oleh masyarakat.
2.Sindrom metabolisme
Sudah banyak penelitian yang mengaitkan antara konsumsi soda diet dan risiko sindrom metabolisme. Sindrom tersebut memiliki gejala hipertensi, kadar gula tinggi, lemak di pinggang, dan kadar kolesterol tak stabil.
3.Diabetes tipe 2
Penelitian dari Eropa memaparkan bahwa risiko diabetes tipe 2 meningkat dua kali lipat lebih tinggi akibat konsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan. Bahkan konsumsi minuman sekali saja dalam sehari bisa meningkatkan risiko tersebut.
4.Hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
Bahaya terakhir dari pemanis buatan bagi kesehatan adalah meningkatnya risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular, khususnya pada wanita.
Itulah berbagai risiko kesehatan dari konsumsi pemanis buatan berlebihan. Tidak mau mengalami hal serupa bukan? Maka dari itu mulai sekarang hentikan konsumsi makanan atau minuman dengan pemanis buatan berlebihan, salah satunya adalah soda.
Karena itu, kita perlu memperhatikan kandungan maksimal pemanis buatan yang masih diperbolehkan masuk ke dalam tubuh kita.

Misalnya Sakarin, yang memiliki tingkat “aman” sekitar 50-300 mg/kg,
Siklamat 500 mg/kg sampai 3 gr/kg,
Sorbitol 120 gr/kg-5 gr/kg,
sedangkan Aspartam sebenarnya sama sekali tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi.
Secara fisik sebenarnya ada ciri-ciri yang mudah dikenali untuk membedakan minuman yang mengandung pemanis buatan dan pemanis alami, yaitu konsistensi minumannya yang lebih cair.
Misalnya, sirup yang mengandung pemanis buatan akan memiliki konsistensi yang lebih encer dibanding dengan yang mengandung pemanis alami.

Tingkat rasa manis pada pemanis buatan memang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pemanis alami.
Akibatnya, meskipun kadar pemanis buatan ini tergolong kecil namun rasa manisnya sudah tinggi sehingga harus diencerkan dengan air yang lebih banyak.
Jika Anda tidak ingin terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, coba amati perbedaan rasanya dengan pemanis alami.
Pemanis buatan memiliki Aftertaste (Rasa yg lidah kita tangkap setelah makanan/minuman kita telan) yang khas, antara lain:

1. Memiliki rasa manis yang pekat / sangat pekat
Pemanis buatan memiliki rasa manis yang berlebihan dan sangat pekat.
Bahkan tak jarang rasa manisnya cenderung membuat rasa eneg setelah mengkonsumsinya.
2. Ada rasa pahit yang tertinggal di lidah
Pemanis buatan yang terkandung dalam makanan atau minuman akan meninggalkan sisa rasa pahit dalam mulut. Hal ini sebabkan karena adanya kandungan bahan kimia sebagai bahan baku pemanis buatan tersebut.
3. Membuat tenggorokan menjadi kering
Salah satu ciri yang bisa membuat kita “menangkap basah” adanya pemanis buatan adalah tenggorokan yang terasa kering setelah menyantapnya.
Otomatis Anda pun akan merasakan haus yang amat sangat.
Jika tidak segera minum air putih, biasanya akan timbul serangan batuk dan penyakit tenggorokan lainnya.

Sejarah Pemanis Buatan
Pada masa lalu, Sakarin atau zat pemanis buatan ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ahli kimia asal Russia bernama Constantin Fahlberg (1850-1910). Suatu hari pada tahun 1879 setelah bekerja seharian di dalam laboratoriumnya, ia lupa untuk mencuci tangan.

saccharin sakarin – Fahlberg ConstantinHari itu dia “bermain-main” dengan bahan campuran arang dan tembakau dalam rangka meneliti kegunaannya.

Saat tiba makan malam di rumah, dia menyadari bahwa kue rolls yang dia santap sebagai makan malam berasa lebih manis dan lain dari biasanya.
Ditanyakan kepada istrinya apakah dia memberikan gula ke kuenya, dan dijawab tidak oleh sang istri. Kue-kue rolls tersebut berasa normal seperti biasa bagi lidah istrinya.
Lalu Fahlberg menyadari bahwa rasa manis tersebut berasal dari tangannya, lalu keesokan harinya dia kembali ke laboratoriumnya dan mulai meneliti lebih lanjut sampai akhirnya menemukan Sakarin.
Kini sakarin diklaim dapat membahayakan organ tubuh karena mengandung zat yang dapat memicu dan meyebabkan kanker.
Namun pada kenyataanya bahan kimia ini sudah tersebar di hampir setiap makanan siap saji seantero dunia atau lebih dari 6000 merk makanan dan minuman, bahkan juga dicampur pada gula organik alami.
Bahaya Makanan & Minuman Jajanan Peracun Anak
Nyaris 1 juta dolar AS uang riset digelontorkan, sementara lebih dari 1.900 ekor tikus dilibatkan. European Ramazzini Foundation on Oncology and Enviromental, lembaga riset terkemuka di Italia itu, ingin membuktikan, apakah betul Aspartam sejenis pemanis buatan itu berbahaya bagi kesehatan.
Ramazzini tidak keliru. Bahkan, fakta yang mereka kantongi jauh lebih lebih mengerikan ratusan tikus telah siap menunggu ajal. Aspartam, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200 kali gula itu, membikin tikus-tikus tadi langsung dihajar kanker mematikan.
Riset yang digelar pertengahan 2005 lalu itu membuat Uni Eropa kian yakin dengan keputusan mereka melarang penggunaan pemanis buatan pada produk makanan. Jajanan anak-anak, terutama. Jepang, Malaysia, Brunei, Vietnam, langsung mengekor langkah Uni Eropa. Mereka haramkan pula Siklamat, jenis pemanis buatan yang diduga dapat memicu kanker. Bagaimana dengan Indonesia?
Alih-alih dilarang beredar, produk-produk ini sejak lama menjadi “kawan akrab” anak-anak SD. Mudah ditemui di warung-warung, bahkan dijajakan secara besar-besaran di supermarket. Survei Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) sepanjang Juni hingga Juli di sejumlah titik di DKI Jakarta membuktikan hal itu.
Madu Pemanis Alami Terbaik > Kembali Ke Alam, Kembali Ke Sunnah Rasulullah
Madu merupakan produk berharga hasil olahan lebah yang berasal dari sari bunga, adalah bahan pemanis utama di zaman kuno, jauh sebelum gula tebu dikenal. Ini merupakan cairan manis yang dibuat oleh lebah pekerja dari nektar yang disekresikan oleh tanaman tertentu yang biasanya menghasilkan bunga, seperti thyme, rosemary, alfalfa, maupun clover.

Pada zaman dahulu, madu sempat dianggap sebagai zat magis dan barang siapa yang meminumnya, akan memperoleh hidup abadi layaknya para dewa. Dionysus, dewa anggur dalam mitologi Yunani kuno, dikisahkan telah menemukan bahwa sungai yang terdapat di Gunung Parnassus dialiri oleh madu. Dan bangsa Romawi kuno memakan madu sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru mereka.

Museum Pertanian Kanada menggelar sebuah pameran virtual tentang lebah dan penyerbukan, yang ternyata sangat dibutuhkan untuk proses penyerbukan bagi sekitar sepertiga dari tanaman yang menjadi bahan makanan kita. Tanaman tertentu, seperti apel, pir, dan blueberry adalah contoh tanaman yang sangat tergantung pada lebah untuk proses penyerbukan.

Pameran itu menunjukkan kepada kita tentang berbagai produk lebah seperti lilin, royal jelly, bee pollen, dan propolis. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok kuno, menurut catatan dari layar virtual, royal jelly dikatakan berguna untuk meningkatkan energi dan membuat awet muda. Kemudian propolis, dikatakan memiliki sifat antimikroba, yang membantu menjaga sarang lebah tetap steril.

Mohon Share Jika Anda Suka dan Bermanfaat Untuk Orang Yang Anda Sayang 🙂

 


Incoming search terms:

  • Sari manis
  • merk pemanis buatan yang aman
  • bahaya sari manis
  • Sari gula
  • sarimanis
  • ciri ciri bahan pemanis buatan
  • pemanis yang meninggalkan rasa pahit
  • gula pasir gula merah madu sari kurma
  • apa itu sari manis
  • membedakan pemanis buatan dengan pemanis alami
  • ciri ciri jamu yang memakai pemanis buatan
  • sari manis berbahaya
  • Senyumnya masih tetep sama manis tampa pemanis buatan!!!!
  • ciri2 gula pemanis buatan
  • perbandingan pemanis buatan dan gula pasit
  • kristal pemanis siri
  • sari manis atau pemanis buatan utk tanaman
  • apa itu es 10 pemanis
  • campur gula pasir ssma gula saharin
  • biar aman pakai sari manis untuk campuran es bagaimana mengolahnya
  • berita tentang orang malaysia yang suka minuman gula buatan
  • berbahaya manakah gula asli dengan pemanis buatan
  • beda sari manis dan gula
  • beda nya gula biang dan gula asli
  • beda gula alami dengan buatan
  • apakah sari manis berbahaya
  • apakah sari manis cap nona berbahaya?
  • artikel pemanis alami dan buatAn
  • bahan baku pembuatan sari manis
  • yang bener siri manis apa sari manis

Mohon Share Jika Bermanfaat

Comments

comments

sale
Vermicure Herbal Untuk Thypus

11%

Rp 40.000 45.000
sale
Hepatocaps – Herbal untuk Liver

7%

Rp 42.000 45.000
limited
Xamthone Plus

13%

Rp 199.000 230.000
limited
BioTerra Platinum

6%

Rp 99.000 105.000
sale
Biokholestat untuk Menghilangkan Lemak dan Menurunkan Kolesterol

7%

Rp 42.000 45.000
best
Madu Langsing Terbaik

8%

Rp 60.000 65.000

Testimoni

  • Sri Hardiyanti - Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat
    Selamat sore pak handi trimakasih paket sudah sampai dan sudah sy terima, trimakasih atas kerjasamanya...
  • Yani - Cilegon
    Mas, Alhamdulillah udah sampe paketnya, syukron...
  • Sutriyani - Bekasi
    Terimakasih, paketna dah sampai mas :)...
  • Evi - Jaksel
    Pagi pak hendi, sy menginfokan bhwa madu sehat pesanan sy sudah sy terima ya pak.. trma kasih bnyak.....
  • Andini Afr - Probolinggo
    Makasih ya, Madu Penyubur sudah sampai di tempat :)...
  • Adriansyah - jakarta
    Terima kasih herbalSehat, paket neo propolis exist sudah di terima dengan baik...
  • Hariyanto - Bekasi
    Makasih pak, Madu Sehat nya sudah diantar langsung...
Lihat Semua Testimoni →

Herbal Sehat Juga Menggunakan GO-JEK

gojek

Kalkulator Berat Ideal

kg
cm

Pengiriman

Cek Resi


Rekening Bank

2371473761 a/n.Hendy Nurmoyo
725301007724530 a/n.Hendy Nurmoyo

Facebook Fanpage